
Ada liriknya, “kuterbiasa…………
Hahahaha,
Disini bukan hanya itu sih, perlahan coba baca sampai habis.
Amati perlahan,.....
Makin kesini makin berganti generasi ke generasi dari zaman ke zaman, wehhhh
Selalu ada perkembangan atau malah kemunduruan di setiap generasi nya atau seperti apa?
Pernahkah kalian jika diamati, banyak orang yang terkesan bijak namun sejatinya mage raja, bener gak?
Banyak kita jumpai orang yang merasa seudah tau akan apa yang terjadi sebelum melakukan, padahal nyatanya banyak yang salah dengan apa yang dipikirkan tadi.
Kadang ada juga yang benar dengan apa dipikirkna, namun bukankah itu bisa jadi kebetulan atau ke beruntungan karena sesuatu selalu berkaitan dengan sebab-akibat, seperti halnya apa yang terkonsepi dengan rapi dan apa yang asal-asalan akan berbeda, bukan kah seperti itu?
Tidak perlu dicontohkan karena jika kalian sadar pasti kalian juga sudah paham.
Kesepian atau kebebasan kadang bisa disebut dua hal yang sama kadang juga beda, ada beberapa kadang kala jenis manusia yang sendiri tapi tidak kesepian, entah karena kepribadiannya atau apa?
Pernah dengar istilah alone? Atau wolf?
Kalau di satukan jadi lone wolf?
Apa istilah itu asing atau sering kalian dengar?
Istilah lone wolf artinya seseorang yang suka menjalani kehidupannya sendiri, sehingga bisa fokus terhadap keinginannya. Lantas, bagaimana ciri-ciri kepribadian lone wolf dan cara mengelolanya?
Lone wolf kerap disebut juga sebagai “serigala penyendiri”. Penyapaan ini akrab dengan individu yang mengutamakan individualitas, sehingga kurang suka sesuatu yang bersifat kelompok.
Apa artinya lone wolf perlu ditelisik lebih mendalam, supaya Anda tidak salah paham dengan orang-orang yang berkepribadian seperti itu. Berikut ini penjelasan mengenai apa itu lone wolf, ciri, serta cara mengelola keperibadiannya.
Dalam dunia pekerjaan, mungkin banyak yang tanpa kalian sadari ada yang seperti itu, terkesan sperti dikucilkan atau emang selalu sendiri, lone wolf adalah mereka yang lebih suka bekerja sendiri. Mereka akan mencapai target yang lebih apabila diizinkan untuk melakukan sesuatu dengan cara mereka sendiri. Bukan kerena anti sosial, buktinya orang-orang tersebut saat diajak team work atau sosialisasi masih normal-normal saja, atau nyambung-nyambung saja, yahh
Memang mungkin karena lebih senang ngerjakan sesuatu sendiri atau tidak mau membebani orang lain, karena dianggap itu urusan pribadi atau dengan alasan apapun, emang orangnya gitu? hahahaha
Lone wolf atau 'serigala penyendiri' biasanya tertutup, mampu memotivasi diri dan sangat fokus dalam menyelesaikan tugasnya sendiri. Kendati demikian, orang dengan kepribadian ini sulit bekerja dalam tim, sehingga butuh penanganan dan cara yang tepat agar kerja mereka bisa maksimal, nah. Untuk pernyataan ini saya kurang sepakat karena, tidak semua lone wolf itu akut, kenapa?
Karena jika secara psikologi dan keperibadian sebenarnya lone wofl bisa jadi sebuah pilihan atau keadaan dan ada yang memicu akan manusia itu menjadi lone wolf.
Dari sisi filosofi dari lone wolf ini diambil dari persamaan antara manusia dengan serigala. Sebagian besar serigala lebih suka menjadi bagian dari kelompok, tetapi hanya sedikit yang senang berkeliaran sendiri, nah udah paham?
Jadi tidak semua jenis lone wolf itu sama, alasan sederhana karena setiap manusia jelas berbeda bukan?
Serigala penyendiri adalah serigala alfa yang diusir dari kawanannya, terutama oleh serigala yang lebih muda. Sementara serigala muda jarang memilih meninggalkan kawanannya, sehingga hidupnya tak terasa sepi, karena mereka punya dunia sendiri, hampir mirip dengan introvert ya?
Sedikit terkait introvert, mungkin banyak diantara kalian mendengar ini, terasa seperti keperibadian orang yang pemalu atau sejenisnya. Yah itu tidak salah juga,
Namun, sebenarnya introvert sendiri ada beberapa jenisnya, dan rata-rata sama dan yang sudah pasti terlihat bahwa introvert itu punya dunia sendiri.
Pada umumnya beberapa orang ada yang lebih memilih privasi daripada popularitas. Dengan prinsip dan keinginan tersebut, mereka memilih kelompok kecil dibandingkan pertemuan besar, dengan ketenangan yang menjadi landasan utama kalau dalam hidupnya.
Rata-rata Lone Wolf bisa diperhatikan atau dilihat dengan hal berikut;
1. Suka Bekerja Sendiri
Lone wolf adalah kerpibadian yang lebih suka menyelesaikan permasalahan, pekerjaan, dan melakukan suatu hal sendirian. Begitu pula dalam hal pekerjaan, mereka lebih suka mengerjakannya secara pribadi. Mungkin saja dengan alasan karena fokus mereka akan lebih tajam atau akan lebih cepat selesai atau bahkan bisa lebih membuat mereka nyaman, walaupun sebenarnya itu tidak terlalu nyaman bagi orang sekitarnya.
2. Pemalu
Istilah lone wolf kerap dipersamakan dengan karakter orang-orang yang pemalu, kendati tidak semuanya begitu. Beberapa rasa malu yang muncul pada lone wolf kemungkinan berasal dari trauma, hinaan, dan beberapa faktor masa lalu yang mengubahnya menjdai seperti itu.
Hal kecil, misalnya takut salah dan beberapa fikiran-fikiran yang sering menggangu yang terus berputar dikepala, hahaha.
3. Lebih Mengutamakan Privasi bukan berarti TIDAK TERBUKA
Lone wolf artinya tidak suka melibatkan orang lain untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Oleh sebab itu, orang berkarakter serigala penyendiri akan memendam berbagai permasalahan privasinya. Ada juga yang leih memilih diam karena rata-rata lone wolf setiap bicara bisa jadi pendapatnya hanya akan di (iya) kan, bukan di respon lebih.
Dan soal privasi kadang lebih pandai menyimpan rahasia dari pada tukang gosip, ya kan?
4. Kurang Suka Berkumpul bukan berarti TIDAK SUKA
Bukan hanya perihal pekerjaan, lone wolf juga berlaku dalam perjalanan wisata, perkumpulan, dan kehidupan lainnya. Anda bisa melihat contoh serigala penyendiri dari para pendaki solo yang mendaki sendirian.
Pernah lihat film, atau anime Solo Leveling? tokoh utama Song Ji Won dengan setiap petualangannya selalu sendiri namun tidak pernah lupa akan sekitarnya.
Bukan soal tidak mau berkumpul karena tidak mau, namun karena berkumpul bagi mereka itu ada waktunya, maksudnya gimana?
Jika suatu perkumpulan atau kelompok yang isinya hal yang tidak membuat dia naik level, maka untuk apa?
Bukannya lebih baik level up sendiri, dan jika ada yang kesusahan tinggal dibantu saja, sesimpel itu bukan?
Jika, kalian termasuk dalam kategori atau keperibadian lone wolf, kalian bisa coba untuk mengelolanya agar tidak terlihat egois di mata orang-orang lainnya.
1. Seimbangkan Antara Menikmati Kesendirian dan Interaksi dengan Orang Lain
Kendati lone wolf adalah orang-orang yang suka menghabiskan waktu seorang diri, mereka tetap perlu interaksi dengan orang lain. Oleh sebab itu, diperlukan penyeimbangan terhadap kebutuhan tersebut, maksudnya bagaimana?
Tetap berusaha netral mengikuti pola dan irama, orang-orang sekitar dengan tetap saling menghargai, sesame manusia.
2. Memahami Kekurangan dan Keterbatasan
Istilah lone wolf yang merujuk pada seorang independen tentunya harus mengetahui batas serta kekurangannya. Jika ada hal yang tidak dapat diselesaikan sendiri, tidak ada salahnya untuk mengajak orang lain membantunya.
Jika kesulitan tidak ada salahnya bertanya, karena sejatinya manusia adalah makhluk sosial, atau coba sesekali menawarkan bantuan jika memungkinkan.
3. Menghargai Orang Lain
Orang yang pengertian dan tahu bagaimana lone wolf personality mungkin bisa menoleransi, namun tidak semuanya begitu. Oleh karena itu, Anda harus dapat menyesuaikan dan menghargai orang lain.
Nah, perihal menghargai.
Lone wolf, jelas selalu bisa menghargai manusia karena secara tidak langsung kepekaannya juga dan aura yang dipancarkan dari orang-orang sekitar akan otomatis bisa dibaca dan diserap secara otomatisa oleh lone wolf, kenapa demikian?
Walaupun terkesan sendiri, lone wolf tidak akan meninggalkan orang disekitarnya, dan terkadang selalu mengutamakan orang disekitarnya hanya karena dia sendiri juga ingin tenang.
Jadi, lebih simple.
Jika disekitarnya sudah tenang, maka ketenangan juga akan didapatkan oleh lone wolf, bukankah begitu?
Kita mainkan logika saja?
Tidak ada manusia di dunia ini yang ingin hidupnya tidak tenang, benar bukan?
Setidaknya jangan pernah lupa walaupun punya dunia sendiri tapi saat kita keluar, kita tidak sendiri.
Ada yang terbiasa sendiri atau memang ingin menyendiri, lone wolf atau introvert apakah sama saja menurut kalian?

